Rabu, 02 Maret 2016

Cara Mencegah Gigi Kuning pada Anak

Assalamualaikum Sahabat Nisrina
Cara Mencegah Gigi Kuning pada Anak

Cara Mencegah Gigi Kuning pada Anak

Gigi kuning tidak hanya terjadi pada orang dewasa saja, tetapi juga dapat terjadi pada anak-anak bahkan balita. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan gigi anak menjadi kuning, seperti akibat dari mengkonsumsi air minum yang berasal dari air yang dimunim anak dengan kadar zat besi yang tinggi atau karena kandungan stain yang mengkontaminasi air yang kemudian diminum oleh anak dan juga dapat dikarenakan anak mengkonsumsi vitamin yang mengandung zat besi dan cara menggosok gigi yang kurang tepat.

Berikut cara mencegah gigi kuning pada buah hati anda :

Konsultasi ke dokter

Salah satu cara untuk mencegah warna kuning pada gigi anak adalah dengan selektif memilih vitamin dengan kandungan zat besi yang seimbang dengan kandungan vitamin lainnya. Anda juga dapat berkonsultasi kedokter mengenai vitamin yang cocok untuk anak anda.

Menghindarkan anak dari makanan dan minuman yang manis

Makanan dan minuman manis dapat merusak gigi yang dan membuat gigi berlubang. Jadi sebaiknya anda membatasi makanan dan minuman manis pada anak anda, agar anda terbiasa untuk tidak mengkonsumsi makanan dan minuman yang manis.

Membiasakan rutin menyikat gigi

Banyak sekali anak yang malas menggosok gigi. Plak dan kuman yang bersarang pada gigi jika tidak segera dibersihkan dapat menguningkan gigi bahkan dapat merusak gigi. Jadi ajarakan anak untuk membisakan sikat gigi sebelum tidur dan seusia makan untuk meminimalisir kerusakan gigi pada anak.

Semoga bermanfaat,
Baca Artikel menarik lainnya di -> http://nisrina.co.id/blog/

Nisrina Peduli Wanita!



Cara Mendidik Anak Untuk Sehat

Assalamualaikum Sahabat Nisrina
Cara Mendidik Anak Untuk  Sehat

Cara Mendidik Anak Untuk  Sehat

Berbagai Kelompok Makanan
Mengonsumsi berbagai kelompok makanan adalah kunci agar tubuh anak mendapat nutrisi lengkap. Memilih untuk hanya mengonsumsi jenis makanan tertentu dan menolak makanan lain berisiko membuat tubuh kekurangan nutrisi tertentu. Ajari anak untuk memahami manfaat tiap jenis makanan di meja makan. Meski mungkin dia belum tentu mendengarkan, tapi bukan berarti penjelasan Anda sia-sia.
 Anda dapat menegaskan kepadanya bahwa makanan sehat berperan penting menjadikan tubuh cepat tinggi, lebih tangkas saat berolahraga, dan lebih fokus saat belajar di kelas. Berikan dirinya pujian ketika dia memilih mengonsumsi atau menghabiskan sayur dan buah di piringnya, dibandingkan memilih fast food. 

 Menikmati Makanan
Makan sambil berjalan atau makan terburu-buru berisiko menyebabkan sakit perut dan makanan tidak tercerna sempurna. Sebaliknya, makan dengan perlahan-lahan dan tenang dapat memberikan keuntungan untuk kesehatan anak.  Berikut adalah cara praktis yang dapat diterapkan:
§  Hindari membiasakan anak makan di dalam mobil atau di tengah perjalanan.
§  Biasakan anak makan dengan duduk, bukan dengan berjalan-jalan.
§  Jangan biarkan anak memainkan ponsel, menonton TV, atau membaca buku saat sedang makan.
§  Ajari anak untuk mengenali kapan dia merasa kenyang.
§  Menyajikan makanan dengan bentuk dan sajian yang menarik dapat membuat anak lebih antusias dan menikmati makanannya.
Makanan Bukan Hadiah atau Hukuman
Hindari memanfaatkan makanan sebagai hadiah. Persepsi anak tentang makanan sebagai hadiah berisiko membuatnya mengalami kelebihan berat badan. Sebagai gantinya, berikan dia hadiah berupa aktivitas fisik yang menyenangkan, seperti berenang atau tamasya ke kebun binatang. Hindari juga menjadikan makanan sebagai hukuman, seperti mengancamnya untuk tidak diberikan makan malam atau bahkan melarangnya makan malam.
Kebiasaan yang Menyenangkan
Jadikan makan bersama keluarga di meja makan sebagai tradisi. Penelitian menemukan bahwa anak yang terbiasa makan malam bersama keluarga di meja makan akan tumbuh menjadi anak yang lebih sehat dengan nutrisi yang tercukupi. Kebiasaan baik lain yang dapat diterapkan dalam keluarga:
§  Kondisikan rumah Anda penuh makanan sehat di tempat yang dapat dengan mudah dia jangkau. Sediakan buah pada mangkok di meja depan televisi, bukan di dalam lemari pendingin.
§  Berikan dia kesempatan untuk memberikan usulan makanan yang dia inginkan. Jika mengolahnya sendiri, Anda dapat memenuhi keinginannya sekaligus memasaknya secara sehat.
§  Ajak anak untuk bergerak aktif tiap hari, seperti bermain di luar rumah. Selain menjaga kebugaran tubuh, aktivitas di ruang terbuka membuatnya lebih percaya diri dan bersemangat.
§  Libatkan anak dalam berbelanja bahan makanan dan mempersiapkan masakan. Dengan begitu Anda juga menjadi lebih mengenal pilihan anak dan dapat menyajikan makanan yang dia sukai.
§  Makanan ringan sehat dapat disajikan di waktu tertentu dan tidak terus-menerus untuk menghindari kelebihan berat badan. Hindarkan kebiasaan mengonsumsi makanan ringan sambil menonton TV. Anda juga perlu mencontohkannya.
§  Ajak anak untuk mengonsumsi air mineral yang cukup , salah satunya dengan tidak menyediakan minuman ringan atau berkadar gula tinggi di rumah.
Berikan Contoh kepada Dirinya
Nasihat terbaik yang akan diingat dan diikuti anak adalah perilaku Anda. Saat Anda memintanya makan buah sebagai camilan, Anda sendiri juga seharusnya lebih dulu melakukan hal yang sama. Begitu juga dengan aktivitas berolahraga dan beristirahat yang cukup.
Semoga bermanfaat,
Baca Artikel menarik lainnya di -> http://nisrina.co.id/blog/

Nisrina Peduli Wanita!



Selasa, 01 Maret 2016

Cara Mengatasi Bayi Susah Makan

Assalamualaikum Sahabat Nisrina

Cara Mengatasi Bayi Susah Makan

Cara Mengatasi Bayi Susah Makan

Sariawan

Kondisi ini bisa membuat bagian dalam mulut perih, sehingga Si Kecil enggan untuk makan. Ciri-ciri Si Kecil mengalami sariawan yaitu ada bulatan berwarna putih atau kuning di bagian dalam bibir, pipi, atau gusi. Kondisi ini sebenarnya jarang terjadi pada bayi berusia 10 bulan ke bawah. Tapi tidak menutup kemungkinan bayi Anda mengalaminya.
Sariawan pada bayi bisa disebabkan oleh tergigit, kekurangan vitamin, alergi makanan, terinfeksi virus, atau karena faktor keturunan.
Untuk mengatasi kondisi ini, Anda bisa mengompres sariawan dengan es batu guna meredakan rasa nyeri atau membuatnya mati rasa. Atau bisa juga mengoleskan larutan yang terdiri dari air, garam, dan soda kue. Celupkan kapas pada larutan, lalu tempelkan pada sariawan sebanyak 3 – 4 kali sehari.

Menolak makanan baru

Bayi Anda mungkin merasa asing dengan rasa atau tekstur dari jenis makanan yang baru Anda perkenalkan, sehingga dia tidak mau mengonsumsinya. Untuk mengatasi bayi susah makan karena kondisi tersebut, coba berikan makanan yang tidak berbeda jauh dari makanan sebelumnya. Contohnya, jika dahulu Si Kecil menyukai bubur wortel, Anda bisa coba memperkenalkannya dengan bubur ubi manis. Tampilan dan tekstur yang mirip bisa membantu bayi berkenalan dengan makanan baru.
Jangan langsung memberinya dalam porsi biasa. Berikan sedikit demi sedikit saat jam makan. Jika dia menolaknya, jangan memaksanya dan beralihlah ke makanan yang disukainya.

Refluks gastroesofagus (GER)

Kondisi ini membuat bayi mengeluarkan isi perutnya. Meski begitu, GER berbeda dengan muntah. Ciri-ciri nya yaitu menangis, rewel berlebihan bahkan sampai sulit tidur, dan lesu serta pertumbuhannya yang tidak sepesat bayi-bayi lain seusianya. Kondisi ini bisa dibarengi oleh esofagitis (inflamasi pada dinding esofagus) atau juga tidak. Esofagitis mungkin bisa membuat bayi sakit saat menelan sehingga dia memilih untuk tidak makan.
Cara mengatasi bayi susah makan karena kondisi ini, mungkin dengan menjaga posisi bayi agar tetap tegak setelah makan selama 30 menit. Hindari memberinya makanan dalam porsi besar. Jauhkan pula dia dari asap rokok.
Jika cara di atas tidak efektif, Anda bisa membawanya ke dokter.

 

Semoga bermanfaat,
Baca Artikel menarik lainnya di -> http://nisrina.co.id/blog/

Nisrina Peduli Wanita!



Cara Mengatasi Anak Susah Makan

Assalamualaikum Sahabat Nisrina

Cara Mengatasi Anak Susah Makan


Cara Mengatasi Anak Susah Makan


Kenali Permasalahan Kesulitan Makan
Saat anak menolak untuk makan dan disikapi secara keliru oleh orang tua, hal tersebut dapat memicu suasana yang tidak menyenangkan dan penuh tekanan bagi kedua pihak. Itu sebabnya, niat orang tua dalam memberikan nutrisi terbaik harus diiringi dengan ketelitian melihat kondisi anak.
Berikut ini adalah beberapa permasalahan yang kerap timbul,
§  Menolak makan
Bagi anak, makan adalah keterampilan yang baru dikuasainya. Mengendalikan yang ingin dia masukkan ke mulut menjadi sangat penting. Tidak heran jika sebagian anak bisa menghabiskan yang disediakan oleh orang tua pada hari pertama, tapi menolak pada keesokan harinya. 
Saran: Anak biasanya memakan apa yang dibutuhkan. Ketika selama satu hari, anak Anda benar-benar menolak makan, jangan hilang kesabaran. Dibandingkan memusingkan diri dengan asupan kalori yang kurang selama hari itu, sebaiknya Anda menghitung asupannya selama satu minggu sebelumnya. Kerap kali orang tua merasa terkejut bahwa asupan makanan anaknya sebenarnya sudah terpenuhi.

§  Hanya memilih makanan tertentu
Bagi anak-anak berusia tiga tahun ke bawah, mengonsumsi makanan padat adalah hal baru. Diperlukan waktu agar mereka terbiasa dengan ragam warna, rasa dan tekstur. Saat ini anak juga belajar untuk mandiri dan memutuskan pilihan sendiri, termasuk makanan apa saja yang masuk ke mulutnya..
Saran : Perkenalkan makanan yang baru secara perlahan. Setelah disajikan beberapa kali, anak biasanya tertarik untuk mengonsumsinya. Sayuran merupakan salah satu jenis makanan yang kerap ditolak anak. Sajikan satu jenis sayuran saja, agar anak tidak kebingungan. Upayakan waktu makan tidak berdekatan dengan waktu tidur, karena rasa lelah juga dapat memengaruhi keengganan anak mencoba makanan baru.

§  Hanya mau makanan cepat saji
Makanan siap saji yang sangat disukai anak biasanya yang mengandung gula atau lemak tinggi, dengan kandungan gizi yang rendah. Seperti, permen, kentang goreng, atau minuman bersoda.
Saran: Jangan menyimpan makanan cepat saji di rumah Anda. Sediakan makanan yang lebih sehat yang dapat lebih mudah diraihnya. Sajikan buah melon dengan campuran yogurt, atau jus buah yang dihiasi stroberi atau irisan pisang di atasnya. Pisang atau ubi yang dikukus juga bisa menjadi alternatif pengganti kentang goreng.

§  Menolak makan setelah kemarin banyak makan
Hal ini sangat umum pada anak usia 12 bulan hingga tiga tahun. Menurut ahli nutrisi, orang tua tidak perlu membesar-besarkan hal ini. Ada kalanya selera makan anak tampak besar, kemudian terjadi sebaliknya di keesokan hari. Hal ini sangat wajar.
Saran: Orang tua sebaiknya menghindari menyiksa diri untuk memaksa anak makan pada saat ini. Tentukan batas waktu untuk anak Anda mengonsumsi makanan yang telah disediakan. Minta anak untuk makan tidak melebihi batas waktu yang telah Anda tentukan.

§  Makan satu jenis makanan saja
Bukan sesuatu yang aneh jika tiba-tiba anak Anda selama beberapa hari atau hitungan minggu, hanya mau makan satu jenis makanan saja. Salah satu alasannya adalah anak tertarik dengan makanan yang rasanya sudah dia kenali. Hanya saja, pola konsumsi seperti itu sering kali membuat orang tua kebingungan.
Saran: Orang tua sebaiknya tetap tenang dan tetap menawarkan pilihan makanan lain, tanpa memaksa. Untuk anak yang sudah lebih besar, Anda dapat mengatur strategi dengan mengajaknya ke supermarket. Minta dia untuk memilih dua jenis buah, dua jenis sayur, atau satu jenis camilan. Setiba di rumah, ajak dia menyiapkan makanan sebelum mengonsumsinya.

§  Menolak makanan/minuman favorit secara tiba-tiba
Bisa saja sayuran menjadi salah satu jenis makanan yang lahap dimakan si Kecil, namun pada suatu hari dia tiba-tiba menolak. Atau mungkin anak tiba-tiba tidak lagi mau minum susu yang biasa dikonsumsi tiap hari.

Saran: Jangan panik, hal itu mungkin hanya sementara. Namun bisa menjadi masalah, jika orang tua salah menanggapinya. Saat anak menolak hari ini, maka bukan berarti dia tidak akan suka selamanya. Tetap tawarkan makanan yang ditolak anak pada hari berikutnya. Jika anak menolak minum susu, sebaiknya orang tua memberikan asupan gizi yang mengandung susu, seperti yogurt atau keju. Atau jika anak menolak sayur, seimbangkan asupan nutrisi dari buah-buahan untuk sementara.

Semoga bermanfaat,
Baca Artikel menarik lainnya di -> http://nisrina.co.id/blog/

Nisrina Peduli Wanita!


Tips Mengatasi Mata Gatal

Assalamualaikum Sahabat Nisrina
Tips Mengatasi Mata Gatal

Tips Mengatasi Mata Gatal


Mata merupakan organ tubuh yang memiliki peranan penting dalam melihat dan mata juga organ tubuh yang sangat sensitif sehingga kesehtan mata haruslah dijaga dengan baik dan tepat. Masalah kesehatan mata yang sering timbul adalah rasa gatal.
Berikut tips mengatasi mata yang terasa gatal :
Menggunakan kentang
Caranya, hancurkan kentang sampai menjadi pasta lalu oleskan pada kelopak mata yang terasa gatal, kemudian diamkan sampai mata tidak terasa gatal lalu bilas dengan air bersih.
Menggunakan mentimun
Mentimun bermanfaat menghilangkan bengakak pada mata dan juga meringankan mata yang gatal. Caranaya, potong irisan mentimun kemudian letakkan di atas kelopak mata
Menggunakan sendok dingin
Caranya, masukan sendok kedalam lemari es kemudian letakkan di kelopak mata yang gatal. Sendok dingin juga dapat meringankan iritasi mata dan bengkak pada mata.

Semoga bermanfaat,
Baca Artikel menarik lainnya di -> http://nisrina.co.id/blog/
Nisrina Peduli Wanita!