Assalamualaikum Sahabat Nisrina
Cara Mengatasi Anak Susah Makan
Kenali Permasalahan Kesulitan
Makan
Saat anak menolak
untuk makan dan disikapi secara keliru oleh orang tua, hal tersebut dapat
memicu suasana yang tidak menyenangkan dan penuh tekanan bagi kedua pihak. Itu
sebabnya, niat orang tua dalam memberikan nutrisi terbaik harus diiringi dengan
ketelitian melihat kondisi anak.
Berikut ini adalah
beberapa permasalahan yang kerap timbul,
§
Menolak makan
Bagi anak, makan
adalah keterampilan yang baru dikuasainya. Mengendalikan yang ingin dia
masukkan ke mulut menjadi sangat penting. Tidak heran jika sebagian anak bisa
menghabiskan yang disediakan oleh orang tua pada hari pertama, tapi menolak
pada keesokan harinya.
Saran: Anak biasanya
memakan apa yang dibutuhkan. Ketika selama satu hari, anak Anda benar-benar
menolak makan, jangan hilang kesabaran. Dibandingkan memusingkan diri dengan
asupan kalori yang kurang selama hari itu, sebaiknya Anda menghitung asupannya
selama satu minggu sebelumnya. Kerap kali orang tua merasa terkejut bahwa
asupan makanan anaknya sebenarnya sudah terpenuhi.
§
Hanya memilih makanan
tertentu
Bagi anak-anak
berusia tiga tahun ke bawah, mengonsumsi makanan padat adalah hal baru.
Diperlukan waktu agar mereka terbiasa dengan ragam warna, rasa dan tekstur.
Saat ini anak juga belajar untuk mandiri dan memutuskan pilihan sendiri,
termasuk makanan apa saja yang masuk ke mulutnya..
Saran : Perkenalkan makanan
yang baru secara perlahan. Setelah disajikan beberapa kali, anak biasanya
tertarik untuk mengonsumsinya. Sayuran merupakan salah satu jenis makanan yang
kerap ditolak anak. Sajikan satu jenis sayuran saja, agar anak tidak
kebingungan. Upayakan waktu makan tidak berdekatan dengan waktu tidur, karena
rasa lelah juga dapat memengaruhi keengganan anak mencoba makanan baru.
§
Hanya mau makanan
cepat saji
Makanan siap saji
yang sangat disukai anak biasanya yang mengandung gula atau lemak tinggi,
dengan kandungan gizi yang rendah. Seperti, permen, kentang goreng, atau
minuman bersoda.
Saran: Jangan
menyimpan makanan cepat saji di rumah Anda.
Sediakan makanan yang lebih sehat yang dapat lebih mudah diraihnya. Sajikan
buah melon dengan campuran yogurt, atau jus buah yang dihiasi stroberi atau irisan pisang di
atasnya. Pisang atau ubi yang dikukus juga bisa menjadi alternatif pengganti
kentang goreng.
§
Menolak makan setelah
kemarin banyak makan
Hal ini sangat umum
pada anak usia 12 bulan hingga tiga tahun. Menurut ahli nutrisi, orang tua
tidak perlu membesar-besarkan hal ini. Ada kalanya selera makan anak
tampak besar, kemudian terjadi sebaliknya di keesokan hari. Hal ini sangat
wajar.
Saran: Orang tua
sebaiknya menghindari menyiksa diri untuk memaksa anak makan pada saat ini.
Tentukan batas waktu untuk anak Anda mengonsumsi makanan yang telah disediakan.
Minta anak untuk makan tidak melebihi batas waktu yang telah Anda tentukan.
§
Makan satu jenis
makanan saja
Bukan sesuatu yang
aneh jika tiba-tiba anak Anda selama beberapa hari atau hitungan minggu, hanya
mau makan satu jenis makanan saja. Salah satu alasannya adalah anak tertarik
dengan makanan yang rasanya sudah dia kenali. Hanya saja, pola konsumsi seperti
itu sering kali membuat orang tua kebingungan.
Saran: Orang tua
sebaiknya tetap tenang dan tetap menawarkan pilihan makanan lain, tanpa
memaksa. Untuk anak yang sudah lebih besar, Anda dapat mengatur strategi dengan
mengajaknya ke supermarket. Minta dia untuk memilih dua jenis buah, dua jenis
sayur, atau satu jenis camilan. Setiba di rumah, ajak dia menyiapkan makanan
sebelum mengonsumsinya.
§
Menolak makanan/minuman
favorit secara tiba-tiba
Bisa saja sayuran
menjadi salah satu jenis makanan yang lahap dimakan si Kecil, namun pada suatu
hari dia tiba-tiba menolak. Atau mungkin anak tiba-tiba tidak lagi mau minum
susu yang biasa dikonsumsi tiap hari.
Saran: Jangan panik,
hal itu mungkin hanya sementara. Namun bisa menjadi masalah, jika orang tua
salah menanggapinya. Saat anak menolak hari ini, maka bukan berarti dia tidak
akan suka selamanya. Tetap tawarkan makanan yang ditolak anak pada hari
berikutnya. Jika anak menolak minum susu, sebaiknya orang tua memberikan asupan
gizi yang mengandung susu, seperti yogurt atau keju. Atau jika anak menolak
sayur, seimbangkan asupan nutrisi dari buah-buahan untuk sementara.
Semoga bermanfaat,
Baca Artikel menarik lainnya di -> http://nisrina.co.id/blog/
Nisrina Peduli Wanita!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar