Assalamualaikum Sahabat Nisrina
Cara Mengatasi Bayi Susah Makan
Sariawan
Kondisi ini bisa membuat bagian
dalam mulut perih, sehingga Si Kecil enggan untuk makan. Ciri-ciri Si Kecil
mengalami sariawan yaitu ada bulatan berwarna putih atau kuning di bagian dalam
bibir, pipi, atau gusi. Kondisi ini sebenarnya jarang terjadi pada bayi berusia
10 bulan ke bawah. Tapi tidak menutup kemungkinan bayi Anda mengalaminya.
Sariawan pada bayi bisa disebabkan oleh tergigit, kekurangan vitamin, alergi makanan, terinfeksi virus, atau
karena faktor keturunan.
Untuk mengatasi kondisi ini, Anda
bisa mengompres sariawan dengan es batu guna meredakan rasa nyeri atau
membuatnya mati rasa. Atau bisa juga mengoleskan larutan yang terdiri dari air,
garam, dan soda kue. Celupkan kapas pada larutan, lalu tempelkan pada sariawan
sebanyak 3 – 4 kali sehari.
Menolak makanan baru
Bayi Anda mungkin merasa asing
dengan rasa atau tekstur dari jenis makanan yang baru Anda perkenalkan,
sehingga dia tidak mau mengonsumsinya. Untuk mengatasi bayi susah makan karena
kondisi tersebut, coba berikan makanan yang tidak berbeda jauh dari makanan
sebelumnya. Contohnya, jika dahulu Si Kecil menyukai bubur wortel, Anda bisa
coba memperkenalkannya dengan bubur ubi manis. Tampilan dan tekstur yang mirip
bisa membantu bayi berkenalan dengan makanan baru.
Jangan langsung memberinya dalam
porsi biasa. Berikan sedikit demi sedikit saat jam makan. Jika dia menolaknya,
jangan memaksanya dan beralihlah ke makanan yang disukainya.
Refluks gastroesofagus (GER)
Kondisi ini membuat bayi
mengeluarkan isi perutnya. Meski begitu, GER berbeda dengan muntah. Ciri-ciri
nya yaitu menangis, rewel berlebihan bahkan sampai sulit
tidur, dan lesu serta pertumbuhannya yang tidak sepesat bayi-bayi lain
seusianya. Kondisi ini bisa dibarengi oleh esofagitis (inflamasi pada dinding
esofagus) atau juga tidak. Esofagitis mungkin bisa membuat bayi sakit saat
menelan sehingga dia memilih untuk tidak makan.
Cara mengatasi bayi susah makan
karena kondisi ini, mungkin dengan menjaga posisi bayi agar tetap tegak setelah
makan selama 30 menit. Hindari memberinya makanan dalam porsi besar. Jauhkan
pula dia dari asap rokok.
Jika cara di atas tidak efektif, Anda bisa
membawanya ke dokter.
Semoga
bermanfaat,
Baca Artikel menarik lainnya di
-> http://nisrina.co.id/blog/
Nisrina Peduli Wanita!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar